dARI kepiting atau yuyu atau apapun namanya..orang akan selalu ingat Cenrana...tepatnya kepiting cenrana. Jika sobat blogger buka peta satelit tentu sobat tahu di mana itu cenrana...cari aja sulsel-bone/watampone/pallime...tapi jangan kaget karena di sana sobat akan melihat jalan air yg dominan di bandingkan darat...cenrana berada di bone utara tepat di pesisir teluk bone
Nah,...ngomong-ngomong soal kepiting, liat dulu deh apa itu kepiting dan bandingkan kepiting cenrana (gbr.sampingh)dengan kepiting yang lainnya(rujungan/rajungan..)
Kepiting adalah binatang anggota krustasea berkaki sepuluh dari upabangsa (infraordo) Brachyura, yang dikenal mempunyai "ekor" yang sangat pendek (bahasa Yunani: brachy = pendek, ura = ekor), atau yang perutnya (abdomen) sama sekali tersembunyi di bawah dada (thorax). Tubuh kepiting dilindungi oleh kerangka luar yang sangat keras, tersusun dari kitin, dan dipersenjatai dengan sepasang capit. Ketam adalah nama lain bagi kepiting.
Kepiting terdapat di semua samudra dunia. Ada pula kepiting air tawardarat, khususnya di wilayah-wilayah tropis. Rajungan adalah kepiting yang hidup di perairan laut dan jarang naik ke pantai, sedangkan yuyu dan adalah ketam penghuni perairan tawar (sungai dan danau).
Kepiting beraneka ragam ukurannya, dari ketam kacang, yang lebarnya hanya beberapa milimeter, hingga kepiting laba-laba Jepang, dengan rentangan kaki hingga
Kepiting sejati mempunyai lima pasang kaki;
sepasang kaki yang pertama dimodifikasi menjadi sepasang capit dan
tidak digunakan untuk bergerak. Di hampir semua jenis kepiting, kecuali
beberapa saja (misalnya, Raninoida), perutnya terlipat di bawah cephalothorax. Bagian mulut kepiting ditutupi oleh maxilliped yang rata, dan bagian depan dari carapace tidak membentuk sebuah rostrum yang panjang [2]. Insang kepiting terbentuk dari pelat-pelat yang pipih ("phyllobranchiate"), mirip dengan insang udang, namun dengan struktur yang berbeda [3].

Tidak ada komentar:
Posting Komentar